Saham BBRI Naik 3,35% Usai Dividen Jumbo, Yield Tembus 10%

Prospek Tetap Menarik di Masa Depan

Harga Menguat Usai Sentimen Dividen

Pergerakan saham BBRI menunjukkan tren positif setelah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan pembagian dividen besar. Pada penutupan perdagangan 10 April 2026, harga naik 3,35% ke Rp3.390 per lembar. Kenaikan ini mencerminkan antusiasme pasar terhadap kebijakan yang pro-investor.

Momentum tersebut memperkuat posisi emiten ini sebagai salah satu unggulan di Bursa Efek Indonesia. Banyak pelaku pasar mulai melirik kembali sektor perbankan karena stabilitas kinerja dan konsistensi pembagian laba.


Dividen Jumbo Disetujui RUPST

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BBRI 2026, perusahaan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp52,1 triliun. Nilai ini setara dengan sekitar 92% dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp57,1 triliun.

Total dividen per saham mencapai sekitar Rp344, yang terdiri dari interim Rp137 dan final sekitar Rp207. Kebijakan ini menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan imbal hasil langsung kepada investor. Skema dua tahap juga membuat distribusi keuntungan terasa lebih merata sepanjang tahun.

Dividen Jumbo Disetujui RUPST

Yield Tinggi Jadi Daya Tarik Investor

Dengan harga di kisaran Rp3.390, potensi yield dividen mencapai sekitar 10%. Angka ini jauh melampaui bunga deposito yang hanya berada di level 2%–3%. Bahkan, yield final saja sudah menyentuh kisaran 6%.

Kondisi ini membuat instrumen ini menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif. Selain peluang dividen, potensi kenaikan harga juga tetap terbuka, sehingga memberikan kombinasi keuntungan yang seimbang.


Komposisi Pemegang Saham Kuat

Struktur kepemilikan perusahaan didominasi oleh Danantara Asset Management dengan porsi 52,7%. Dari total dividen yang dibagikan, entitas ini berpotensi menerima sekitar Rp27,5 triliun.

Selain itu, terdapat investor institusi besar seperti Indonesia Investment Authority, Employees Provident Fund Board, dan BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran mereka memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Prospek Tetap Menarik di Masa Depan

Prospek Tetap Menarik di Masa Depan

Ke depan, saham BBRI masih memiliki prospek cerah berkat fundamental yang solid dan strategi bisnis yang konsisten. Rasio kecukupan modal yang tinggi memberi ruang untuk ekspansi sekaligus menjaga stabilitas.

Selain itu, fokus pada segmen UMKM menjadi keunggulan kompetitif yang sulit disaingi. Dengan kombinasi kinerja kuat dan kebijakan dividen agresif, emiten ini tetap menjadi pilihan menarik bagi investor jangka panjang maupun pemburu yield tinggi.

-12%
Original price was: Rp2.000.000.Current price is: Rp1.760.000.

👁 930 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 1062 kali

-5%
Original price was: Rp950.000.Current price is: Rp902.500.

👁 1255 kali

-5%
Original price was: Rp750.000.Current price is: Rp712.500.

👁 1254 kali

👁️ Dilihat 12 kali