Prospek Saham BRMS 2026 Didukung Ekspansi Tambang Emas

Harga Emas dan Proyek Baru Menambah Potensi Pertumbuhan

Kinerja Kuartal I Menguat dan Jadi Fondasi Pertumbuhan

Prospek Saham BRMS 2026 mendapat dukungan dari kinerja keuangan yang solid pada kuartal I 2026. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan pendapatan sebesar US$69 juta atau naik 10% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, laba bersih perusahaan meningkat 22% menjadi US$18 juta. Pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan BRMS menjaga pertumbuhan meskipun aktivitas operasional sempat menghadapi tantangan di area tambang River Reef. Dengan hasil tersebut, BRMS berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan yang menjadi perhatian investor di sektor pertambangan emas.

Pemulihan Produksi Emas Menjadi Katalis Utama

Peningkatan produksi diperkirakan menjadi faktor penting yang mendorong Prospek Saham BRMS 2026. Menurut analis Samuel Sekuritas Indonesia, proses pit pushback di tambang terbuka River Reef diperkirakan selesai pada Juni 2026. Setelah hambatan operasional tersebut berakhir, produksi emas berpotensi meningkat secara signifikan. Selain itu, kadar emas yang lebih tinggi dari area tambang baru diyakini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat margin keuntungan perusahaan. Oleh karena itu, semester kedua tahun 2026 diperkirakan menjadi periode yang lebih positif bagi BRMS.

Pemulihan Produksi Emas Menjadi Katalis Utama

Ekspansi Kapasitas CIL Perkuat Kinerja BRMS

Selain pemulihan produksi, BRMS juga menjalankan ekspansi kapasitas pabrik carbon-in-leach (CIL) milik PT Citra Palu Minerals. Kapasitas pengolahan yang saat ini mencapai 500 ton per hari akan ditingkatkan menjadi 2.000 ton per hari dan ditargetkan selesai pada kuartal IV 2026. Di sisi lain, pembangunan tambang bawah tanah terus berlangsung sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Langkah tersebut akan mendukung transisi menuju operasi tambang dengan kualitas bijih yang lebih tinggi mulai tahun 2027. Karena itu, ekspansi ini menjadi salah satu proyek tambang utama yang dapat meningkatkan nilai perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Harga Emas dan Proyek Baru Menambah Potensi Pertumbuhan

Meskipun harga emas global mengalami koreksi, level harga saat ini masih berada di atas rata-rata tahun 2025. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi BRMS untuk mempertahankan pertumbuhan pendapatan. Selanjutnya, proyek heap-leach yang telah selesai dibangun akan membantu perusahaan memanfaatkan bijih berkadar rendah sehingga umur tambang dapat lebih panjang. Sementara itu, proyek Mineral Gorontalo juga terus berkembang dan ditargetkan mengumumkan cadangan sesuai standar JORC pada semester pertama 2027. Dengan kombinasi proyek-proyek tersebut, BRMS memiliki beberapa sumber pertumbuhan yang menjanjikan.

Harga Emas dan Proyek Baru Menambah Potensi Pertumbuhan

Rekomendasi Analis dan Target Harga Saham BRMS

Sejumlah analis tetap optimistis terhadap Prospek Saham BRMS 2026. Harry Su dari Samuel Sekuritas Indonesia dan Rizal Rafly dari Ajaib Sekuritas Asia sama-sama memberikan rekomendasi buy dengan target harga Rp1.300 per saham. Sementara itu, analis UBS Sekuritas Indonesia, Igor Putra, memberikan rekomendasi netral dengan target harga Rp1.200 per saham. Para analis menilai peningkatan produksi emas, ekspansi fasilitas pengolahan, serta rencana monetisasi aset tembaga menjadi faktor utama yang dapat mendorong pertumbuhan kinerja BRMS. Dengan berbagai proyek strategis yang sedang berjalan, saham BRMS masih memiliki peluang menarik untuk dicermati oleh investor yang mencari eksposur pada sektor pertambangan emas Indonesia.

-5%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.757.500.

👁 2204 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 1675 kali

-5%
Original price was: Rp300.000.Current price is: Rp285.000.

👁 2172 kali

-5%
Original price was: Rp300.000.Current price is: Rp285.000.

👁 1524 kali

👁️ Dilihat 10 kali