Multipolar Technology Stock Split 1:25, Harga MLPT Jadi Rp1.040

Jadwal Pelaksanaan Stock Split Saham MLPT di BEI

Multipolar Technology Stock Split Resmi Berlaku pada Juli 2026

Multipolar Technology stock split menjadi perhatian investor pasar modal setelah PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) resmi menjalankan aksi pemecahan saham dengan rasio 1:25 pada 21 Juli 2026. Melalui aksi korporasi tersebut, setiap satu saham lama MLPT berubah menjadi 25 saham baru. Langkah ini membuat harga saham perusahaan teknologi Grup Lippo menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel.

Sebelumnya, saham MLPT tercatat berada pada level Rp25.950 per saham dengan nilai nominal lama Rp100. Setelah stock split, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan harga teoritis baru MLPT sebesar Rp1.040 per lembar saham. Penyesuaian tersebut bertujuan memberikan pedoman perdagangan saham setelah perubahan jumlah saham beredar.

Selain itu, aksi pemecahan saham ini tidak mengubah nilai kepemilikan investor. Jumlah saham memang meningkat, tetapi nilai ekonomi setiap pemegang saham tetap disesuaikan secara proporsional sesuai rasio stock split yang berlaku.


Harga Saham MLPT Sempat Melonjak hingga Sentuh ARA

Pergerakan saham MLPT sebelumnya menunjukkan respons positif dari pasar. Pada perdagangan sesi pertama Kamis (16/7/2026), harga saham PT Multipolar Technology Tbk melonjak 19,88 persen hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) di level Rp24.775 per saham.

Berdasarkan data perdagangan BEI, sebanyak 121 ribu saham MLPT berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp2,89 miliar. Kinerja tersebut membuat saham MLPT mencatat penguatan bulanan sebesar 23,88 persen.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan kinerja saham secara lebih panjang. Sejak awal tahun 2026, saham MLPT masih mengalami tekanan dengan koreksi sekitar 60,3 persen secara year to date (YTD). Oleh karena itu, kenaikan jangka pendek perlu dianalisis bersama kondisi fundamental perusahaan.

Di sisi lain, saham induk usaha PT Multipolar Tbk (MLPL) juga bergerak positif. Pada 21 Juli 2026, saham MLPL diperdagangkan sekitar Rp93 per saham atau menguat 5,68 persen dengan kenaikan lima poin.

Harga Saham MLPT Sempat Melonjak hingga Sentuh ARA

Alasan Multipolar Technology Melakukan Stock Split

Manajemen MLPT menjelaskan bahwa Multipolar Technology stock split dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham. Perseroan berharap harga saham yang lebih rendah dapat menarik lebih banyak investor, khususnya investor ritel.

Sebelum aksi korporasi, jumlah saham beredar MLPT mencapai 1,87 miliar saham atau 1.875.000.000 lembar. Setelah stock split, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 46,87 miliar saham atau 46.875.000.000 lembar.

Kemudian, nilai nominal saham berubah dari Rp100 menjadi Rp4 per saham. Perubahan tersebut hanya memengaruhi jumlah lembar saham dan harga perdagangan, bukan nilai aset maupun porsi kepemilikan investor.

Lebih lanjut, perusahaan menilai peningkatan akses investor dapat membantu memperkuat likuiditas saham di pasar. Dengan jumlah saham yang lebih besar, MLPT berharap perdagangan saham menjadi lebih aktif dan kompetitif.


Jadwal Pelaksanaan Stock Split Saham MLPT di BEI

Pelaksanaan stock split MLPT telah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Juni 2026. Setelah memperoleh persetujuan tersebut, perseroan menyampaikan keterbukaan informasi mengenai jadwal pelaksanaan aksi korporasi pada 15 Juli 2026.

Berikut jadwal penting Multipolar Technology stock split:

  • RUPSLB MLPT: 29 Juni 2026
  • Pengumuman pelaksanaan stock split: 15 Juli 2026
  • Perdagangan dengan nominal lama berakhir: 20 Juli 2026
  • Perdagangan dengan nominal baru dimulai: 21 Juli 2026
  • Recording date pemegang saham: 22 Juli 2026
  • Perdagangan saham nominal baru di pasar tunai: 23 Juli 2026

BEI juga melakukan penyesuaian parameter saham MLPT dalam Jakarta Automated Trading System (JATS). Harga dasar baru untuk perhitungan indeks individual saham MLPT ditetapkan menggunakan formula penyesuaian setelah stock split.

Jadwal Pelaksanaan Stock Split Saham MLPT di BEI

Prospek Saham Multipolar Technology Setelah Stock Split

Aksi Multipolar Technology stock split menjadi strategi perusahaan untuk memperluas basis investor dan meningkatkan daya tarik saham MLPT di pasar modal. Meski demikian, investor tetap perlu mempertimbangkan fundamental bisnis sebelum mengambil keputusan investasi.

Sebagai perusahaan teknologi yang berada dalam ekosistem Grup Lippo, MLPT memiliki peluang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan layanan teknologi informasi di Indonesia. Transformasi digital di berbagai sektor dapat menjadi peluang bagi perusahaan untuk memperkuat bisnis.

Namun, investor juga perlu mencermati risiko seperti volatilitas harga saham, kondisi pasar, serta kinerja keuangan perusahaan ke depan. Stock split memang dapat meningkatkan likuiditas, tetapi tidak secara langsung menjamin kenaikan harga saham dalam jangka panjang.

Dengan adanya pemecahan saham 1:25, MLPT kini memiliki struktur perdagangan yang lebih ramah bagi investor ritel. Perkembangan kinerja bisnis dan respons pasar setelah aksi korporasi tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan prospek saham Multipolar Technology berikutnya.

-5%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.757.500.

👁 2833 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 2005 kali

-5%
Original price was: Rp650.000.Current price is: Rp617.000.

👁 1462 kali

-12%
Original price was: Rp700.000.Current price is: Rp616.000.

👁 2849 kali

👁️ Dilihat 7 kali