BBRI Melemah di Tengah Tekanan Big Banks

Tekanan Jual Picu Harga Saham BBRI Turun

BBRI Melemah di Tengah Tekanan Big Banks

BBRI Melemah di Tengah Tekanan Big Banks menjadi sorotan pasar pada akhir pekan perdagangan. Saham perbankan berkapitalisasi besar kompak bergerak variatif setelah dihantam tekanan jual dan aksi reposisi investor global. Harga saham BBRI tercatat turun bersama BBCA dan BBNI, sementara BMRI relatif bertahan stabil.

Saham BBRI Melemah Bersama BBCA dan BBNI

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terkoreksi 1,27% ke level Rp3.900 pada akhir sesi I Jumat (27/2/2026). Penurunan ini terjadi di tengah tekanan yang juga melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang turun 1,37% ke Rp7.200. Selain itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 0,90% ke Rp4.420.

Berbeda dengan tiga bank tersebut, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bergerak stagnan di Rp5.325. Pergerakan ini menunjukkan rotasi dana yang cukup selektif di sektor perbankan besar.

Saham BBRI Melemah Bersama BBCA dan BBNI

Tekanan Jual Picu Harga Saham BBRI Turun

Harga saham BBRI turun seiring aksi net sell investor. Data perdagangan menunjukkan BBCA mencatat net sell Rp69,8 miliar, sementara BBRI sebesar Rp52,6 miliar dan BBNI Rp21,7 miliar. Tekanan jual tersebut memperlihatkan investor melakukan profit taking setelah reli sebelumnya.

Selain faktor domestik, sentimen global turut memengaruhi pergerakan saham bank besar. Kekhawatiran terhadap arah suku bunga dan perlambatan ekonomi membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam menempatkan dana di sektor finansial.

Investor Global Reposisi Kepemilikan di BBRI dan BMRI

Di tengah pelemahan saham BBRI, investor institusi global seperti BlackRock dilaporkan melakukan penyesuaian portofolio pada saham BBRI dan BMRI. Langkah ini dinilai sebagai strategi jangka menengah untuk mengantisipasi dinamika pasar 2026.

Reposisi tersebut tidak selalu mencerminkan sentimen negatif. Sebaliknya, investor besar kerap melakukan penyeimbangan bobot investasi sesuai dengan proyeksi pertumbuhan dan kebijakan moneter global.

Tekanan Jual Picu Harga Saham BBRI Turun

Analis Tetap Rekomendasikan Buy Meski Saham BBRI Melemah

Meski saham BBRI melemah, analis dari Indo Premier Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga Rp5.000. Rekomendasi ini didukung fundamental perseroan yang dinilai tetap solid.

Manajemen BBRI sendiri menargetkan pertumbuhan single digit pada 2026 dengan fokus pada kredit berkualitas dan efisiensi operasional. Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga profitabilitas di tengah tekanan sektor perbankan.

Dengan demikian, koreksi harga saat ini lebih mencerminkan dinamika pasar jangka pendek dibanding perubahan fundamental jangka panjang.

-12%
Original price was: Rp2.000.000.Current price is: Rp1.760.000.

👁 701 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 840 kali

-12%
Original price was: Rp700.000.Current price is: Rp616.000.

👁 1016 kali

-12%
Original price was: Rp650.000.Current price is: Rp572.000.

👁 912 kali

👁️ Dilihat 8 kali