Heru Subagia Tantang Denny Indrayana soal Ijazah Gibran
Polemik dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, Heru Subagia tantang Denny Indrayana melalui sayembara pencarian ijazah SMA atau sederajat Gibran. Pengamat politik tersebut menyatakan siap mengikuti sayembara yang digagas Denny Indrayana. Namun, ketertarikan Heru bukan sekadar karena nilai hadiahnya yang mencapai lebih dari Rp1 miliar. Ia justru ingin memastikan apakah hadiah tersebut benar-benar tersedia dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, Heru meminta penyelenggara menunjukkan keseriusan sebelum dirinya mencari dokumen pendidikan Gibran ke Solo. Pernyataan tersebut disampaikan Heru pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Heru Minta Hadiah Sayembara Dibuktikan
Menurut Heru, keberadaan hadiah menjadi bagian penting dalam sayembara tersebut. Ia ingin melihat secara langsung apakah uang yang dijanjikan memang tersedia apabila peserta berhasil memenuhi persyaratan. Selain itu, Heru juga menyoroti kontribusi berupa tanah yang disebut masuk dalam nilai hadiah. Jika benar terdapat tanah dengan nilai ratusan juta rupiah, dokumen kepemilikannya tentu perlu diperiksa. Sertifikat dan bukti kepemilikan dapat menjadi dasar untuk memastikan informasi tersebut. Dengan begitu, publik tidak hanya menerima klaim mengenai nilai hadiah, tetapi juga memperoleh bukti yang bisa diverifikasi. Pada tahap ini, Heru menilai transparansi menjadi hal penting sebelum dirinya menjalankan pencarian dokumen pendidikan Gibran.
Sayembara Ijazah Gibran Dipertanyakan
Tidak hanya hadiah, Heru juga mempertanyakan latar belakang sayembara tersebut. Ia ingin mengetahui siapa yang menyediakan dana dan bagaimana mekanisme pemberian hadiah kepada peserta. Selain itu, Heru meminta kejelasan apakah sayembara tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif pribadi Denny atau memperoleh dukungan dari pihak lain. Pertanyaan itu muncul karena isu dokumen pendidikan Gibran juga memiliki dimensi politik. Sementara itu, nilai hadiah yang diumumkan Denny terus berubah seiring adanya kontribusi dari sejumlah pihak. Pada 19 Agustus, nilai hadiah disebut mencapai Rp1.051.050.000. Kemudian, pemberitaan pada 20 Agustus menyebut angka tersebut kembali meningkat menjadi sekitar Rp1,15 miliar.
Riwayat Pendidikan Gibran Ikut Disorot
Di sisi lain, polemik tersebut juga memunculkan perdebatan mengenai riwayat pendidikan Gibran. Mantan kader PSI Ade Armando menyatakan bahwa Gibran menjalani pendidikan menengah di luar Indonesia. Menurut penjelasan yang beredar, Gibran pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, kemudian melanjutkan pendidikan di Australia. Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di Singapura. Karena riwayat tersebut, perdebatan mengenai dokumen pendidikan Gibran tidak dapat dilepaskan dari persoalan kesetaraan pendidikan luar negeri. Pemerintah sebelumnya disebut telah memiliki dokumen yang berkaitan dengan pengakuan kesetaraan tersebut. Oleh sebab itu, pembuktian mengenai dokumen pendidikan membutuhkan pemeriksaan terhadap data dan dokumen resmi, bukan sekadar pernyataan di ruang publik.
Heru Siap ke Solo dan Tantang Denny
Selanjutnya, Heru menyatakan kesiapannya mendatangi Solo untuk mencari informasi mengenai dokumen pendidikan Gibran. Ia bahkan membuka kemungkinan untuk meminta informasi secara langsung kepada Joko Widodo maupun Gibran. Namun, langkah tersebut baru akan dilakukan setelah mekanisme sayembara dan hadiah memperoleh kejelasan. Heru juga memberikan tantangan terbuka kepada Denny agar menyiapkan hadiah apabila persyaratan peserta telah terpenuhi. Di sisi lain, pakar hukum pidana Edi Saputra Hasibuan mengingatkan bahwa persoalan keabsahan ijazah sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Dengan demikian, publik kini melihat dua hal yang berjalan bersamaan: Heru menawarkan diri untuk mencari dokumen, sedangkan Denny diminta membuktikan kesiapan hadiah. Pada akhirnya, data, dokumen, serta proses verifikasi akan menjadi bagian penting dalam menentukan kejelasan polemik tersebut.
👁 3376 kali
👁 2064 kali
👁 2325 kali
👁 3081 kali
👁️ Dilihat 18 kali





