Iskandar Kunaefi Eks Persib Resmi Menjadi Dirut Pos Indonesia
Iskandar Kunaefi Eks Persib kini mendapat amanah baru sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero). Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menunjuk M. Iskandar Kunaefi untuk menggantikan Daud Joseph yang sebelumnya mengisi posisi pimpinan perusahaan tersebut.
Keputusan pengangkatan Iskandar ditetapkan melalui keputusan pemegang saham PT Pos Indonesia pada Juli 2026. Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjadi salah satu pihak yang menetapkan pergantian jajaran direksi tersebut. Selain menunjuk direktur utama baru, pemegang saham juga mengangkat Rosmanidar Zulkifli sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kinerja Pos Indonesia. Perusahaan pelat merah tersebut menghadapi tantangan besar akibat perubahan industri logistik yang semakin kompetitif. Karena itu, pengalaman Iskandar di berbagai sektor bisnis menjadi modal penting untuk memimpin transformasi perusahaan.
Rekam Jejak Iskandar Kunaefi Bersama Persib Bandung
Sebelum menduduki posisi strategis di Pos Indonesia, nama Iskandar Kunaefi dikenal melalui keterlibatannya bersama Persib Bandung. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), perusahaan yang mengelola klub sepak bola Persib.
Dalam perannya tersebut, Iskandar bertanggung jawab terhadap berbagai aspek operasional organisasi. Ia membantu mengembangkan pengelolaan klub dengan pendekatan profesional sebelum akhirnya mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada akhir 2024.
Meskipun publik mengenalnya melalui Persib, perjalanan karier Iskandar sebenarnya lebih banyak berada di sektor korporasi. Ia memiliki pengalaman panjang dalam bidang investasi, pengelolaan aset, serta strategi pengembangan bisnis.
Selain itu, latar belakangnya di dunia usaha membuat Iskandar memiliki pemahaman mengenai tata kelola perusahaan. Pengalaman tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan Pos Indonesia yang sedang melakukan pembenahan bisnis.
Karier Panjang Iskandar Kunaefi di Dunia Bisnis
Iskandar Kunaefi memiliki perjalanan profesional yang cukup luas sebelum dipercaya memimpin Pos Indonesia. Ia mengawali karier sebagai analis riset di Schiphol Airport Consulting & Management Services pada 1994.
Setelah menyelesaikan pengalaman awal tersebut, Iskandar bergabung dengan Indofood Group. Kariernya terus berkembang hingga ia dipercaya menjadi Presiden Direktur atau CEO PT NestlΓ© Indofood Citarasa Indonesia.
Kemudian, Iskandar memperluas pengalamannya di sektor BUMN melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero). Di perusahaan tersebut, ia menangani bidang penasihat bisnis serta manajemen aset dan investasi.
Tidak berhenti sampai di sana, Iskandar juga aktif dalam Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dan PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (Jakpro). Di Jakpro, ia pernah menjabat sebagai anggota Komite Investasi serta Komite Nominasi dan Remunerasi.
Dengan pengalaman lintas sektor tersebut, Iskandar membawa kombinasi kemampuan bisnis, investasi, dan logistik yang relevan untuk memimpin perusahaan distribusi nasional.
Tantangan Keuangan Menanti Iskandar di Pos Indonesia
Penunjukan Iskandar Kunaefi Eks Persib sebagai Dirut Pos Indonesia terjadi ketika perusahaan menghadapi sejumlah persoalan keuangan. Salah satu perhatian utama adalah kendala pembayaran imbal jasa Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I Tahun 2024.
Pos Indonesia menyampaikan bahwa perusahaan belum dapat memenuhi kewajiban pembayaran sukuk sekitar Rp24,11 miliar karena kondisi kas yang belum mendukung. Situasi tersebut membuat manajemen perlu mengambil langkah strategis untuk memperbaiki kondisi perusahaan.
Selain masalah likuiditas, Pos Indonesia juga melakukan restrukturisasi organisasi. Pemegang saham memisahkan fungsi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi dua jabatan berbeda.
Fathul Anwar yang sebelumnya memegang posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko kini dipercaya fokus sebagai Direktur Keuangan. Sementara itu, Rosmanidar Zulkifli mengisi posisi baru sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Perubahan struktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengawasan internal serta memperkuat pengambilan keputusan perusahaan.
Misi Iskandar Kunaefi Membawa Transformasi Pos Indonesia
Sebagai Dirut Pos Indonesia yang baru, Iskandar Kunaefi memiliki tanggung jawab besar untuk mempercepat transformasi perusahaan. Ia perlu memastikan Pos Indonesia mampu bersaing di tengah perkembangan industri logistik digital yang semakin cepat.
Salah satu fokus utama yang perlu dilakukan adalah meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, perusahaan juga harus memperkuat layanan berbasis teknologi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
Di sisi lain, Iskandar juga perlu menjaga kepercayaan publik serta investor melalui perbaikan tata kelola perusahaan. Langkah tersebut menjadi penting untuk mengembalikan stabilitas bisnis Pos Indonesia dalam jangka panjang.
Dengan pengalaman sebagai profesional korporasi dan mantan Direktur Operasional Persib Bandung, Iskandar Kunaefi membawa perspektif baru dalam kepemimpinan perusahaan. Kini, berbagai pihak menantikan strategi yang akan diterapkan untuk menjadikan Pos Indonesia lebih kuat sebagai salah satu pilar utama logistik nasional.
π 2837 kali
π 2006 kali
π 2128 kali
π 1463 kali
ποΈ Dilihat 13 kali




