Saham Gudang Garam Diburu Asing, PBV di Bawah 1 Jadi Sorotan

Rekomendasi Analis dan Target Harga Saham

Investor Asing Terus Mengakumulasi Saham Gudang Garam

Saham Gudang Garam (GGRM) menjadi salah satu emiten yang menarik perhatian investor asing sepanjang kuartal kedua 2026. Dalam beberapa pekan terakhir, investor asing terus mencatatkan aksi beli bersih atau net buy di saham emiten rokok tersebut. Pada perdagangan 15 Juni 2026, nilai net buy asing mencapai Rp9,39 miliar. Bahkan, sejak 5 Juni hingga 15 Juni 2026, akumulasi net buy investor asing telah mencapai Rp36,88 miliar. Tren pembelian yang konsisten ini menunjukkan adanya optimisme pasar terhadap potensi pemulihan kinerja perusahaan di masa mendatang.

Valuasi Murah Membuat Saham GGRM Semakin Menarik

Alasan utama yang membuat saham Gudang Garam banyak diburu adalah valuasinya yang relatif murah. Berdasarkan data pasar terbaru, rasio Price to Book Value (PBV) GGRM berada di kisaran 0,45 hingga 0,47 kali. Angka tersebut menunjukkan bahwa harga saham saat ini diperdagangkan jauh di bawah nilai bukunya. Dengan nilai buku per saham mencapai sekitar Rp33.000, sementara harga pasar berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp15.775, investor melihat adanya potensi diskon yang cukup besar. Selain itu, rasio Price Earnings Ratio (PER) yang berada di kisaran 4,93 hingga 9,65 kali juga mengindikasikan valuasi yang masih menarik dibandingkan banyak emiten lain di Bursa Efek Indonesia.

Valuasi Murah Membuat Saham GGRM Semakin Menarik

Pergerakan Harga Saham Menunjukkan Sinyal Positif

Meskipun dalam satu bulan terakhir saham Gudang Garam sempat mengalami tekanan, pergerakan harga terbaru menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pada perdagangan 15 Juni 2026, harga saham GGRM melonjak 5,17% dan ditutup di level Rp15.775 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham ini berhasil menguat hingga 9,55%. Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya minat beli dari investor, khususnya investor asing yang terus melakukan akumulasi. Kondisi ini membuat banyak pelaku pasar mulai kembali memperhatikan potensi kenaikan harga saham GGRM dalam jangka menengah.

Rekomendasi Analis dan Target Harga Saham

Dukungan terhadap prospek saham Gudang Garam juga datang dari kalangan analis. Mandiri Sekuritas dalam laporan Equity Valuation per 15 Juni 2026 masih mempertahankan rekomendasi beli atau buy untuk saham GGRM. Perusahaan sekuritas tersebut menetapkan target harga di level Rp19.100 per saham. Jika dibandingkan dengan harga pasar saat ini, target tersebut menawarkan potensi kenaikan yang cukup menarik bagi investor. Dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp30,35 triliun dan valuasi yang masih rendah, banyak analis menilai ruang penguatan saham GGRM masih terbuka.

Rekomendasi Analis dan Target Harga Saham

Agenda Penting RUPST Gudang Garam 2026

Selain faktor valuasi, investor juga mencermati agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 23 Juni 2026 di Kediri. Dalam rapat tersebut, perusahaan akan membahas enam agenda penting, termasuk persetujuan laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan 2025, penggunaan laba perusahaan, perubahan susunan pengurus, penunjukan akuntan publik, serta penyesuaian anggaran dasar sesuai KBLI 2025. Keputusan yang dihasilkan dari RUPST berpotensi menjadi katalis positif bagi saham Gudang Garam. Oleh karena itu, investor akan terus memantau hasil rapat tersebut sebagai dasar dalam menentukan strategi investasi berikutnya.

-5%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.757.500.

👁 2235 kali

-12%
Original price was: Rp1.850.000.Current price is: Rp1.628.000.

👁 1696 kali

-5%
Original price was: Rp2.000.000.Current price is: Rp1.900.000.

👁 1938 kali

-5%
Original price was: Rp750.000.Current price is: Rp712.500.

👁 2258 kali

👁️ Dilihat 9 kali