Ahmad Muzammil Farisa Meninggal di Mess Lanud Halim
Ahmad Muzammil Farisa menjadi sorotan setelah meninggal dalam kondisi yang diduga tidak wajar. Prajurit TNI Angkatan Udara itu dilaporkan meninggal di Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dugaan sementara menyebut korban mengalami penganiayaan yang melibatkan empat anggota TNI AU lainnya. Sementara itu, Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) masih menyelidiki perkara tersebut. Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana membenarkan adanya pemeriksaan. Menurutnya, proses hukum berjalan untuk mengungkap kejadian secara menyeluruh. Karena itu, masyarakat masih perlu menunggu hasil penyelidikan resmi.
Dugaan Penganiayaan Melibatkan Empat Senior
Keluarga korban mengungkap adanya dugaan kekerasan sebelum Ahmad meninggal. Ayah almarhum, Toni Eko Prasetyo, menyebut anaknya diduga mengalami penganiayaan oleh empat senior di lingkungan asrama. Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, kejadian tersebut berlangsung pada Rabu malam hingga Kamis dini hari. Toni juga menyampaikan dugaan penganiayaan berkaitan dengan persoalan makanan. Korban disebut mendapat tugas membeli mi goreng, tetapi membawa mi kuah. Namun, informasi tersebut masih berasal dari pihak keluarga dan belum menjadi kesimpulan resmi penyidik. Oleh sebab itu, motif sebenarnya masih menunggu hasil pemeriksaan Pomau. Keluarga juga menerima informasi bahwa kekerasan diduga terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan kembali berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB.
Luka pada Tubuh Korban Jadi Perhatian
Kondisi jenazah turut menjadi perhatian keluarga setelah mereka memperoleh informasi mengenai pemeriksaan medis. Toni mengatakan terdapat luka pada bagian dagu serta lebam di area dada korban. Selain itu, jenazah sempat menjalani autopsi di Jakarta untuk kepentingan penyelidikan. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian secara objektif. Di sisi lain, keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan resmi untuk mengetahui rangkaian kejadian yang dialami Ahmad. Toni juga mengenang pertemuan terakhir dengan putranya di Jakarta pada Selasa, 8 September 2026. Saat itu, ia sedang menjalankan tugas dinas luar kota. Kemudian, Toni menyempatkan diri bertemu Ahmad dan berfoto bersama. Ia tidak menyangka pertemuan tersebut menjadi momen terakhir bersama putranya.
Jenazah Ahmad Dimakamkan di Magetan
Jenazah Ahmad kemudian dibawa dari Jakarta menuju kampung halaman keluarga di Magetan, Jawa Timur. Ambulans TNI AU membawa jenazah menuju rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat. Setelah itu, keluarga dan warga menyambut kedatangan jenazah dengan suasana penuh duka. Sang ibu, Retno Setio Rini, tidak kuasa menahan tangis ketika melihat peti jenazah putranya. Selanjutnya, keluarga melaksanakan salat jenazah sebelum proses pemakaman. Bupati Madiun H Hari Wuryanto serta sejumlah warga turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Jenazah akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada tidak jauh dari rumah keluarga. Dengan demikian, kepulangan Ahmad menjadi momen terakhir keluarga memberikan penghormatan kepada prajurit muda tersebut.
Pomau Selidiki Kasus Ahmad Muzammil Farisa
TNI AU memastikan Pomau masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap fakta di balik kematian Ahmad Muzammil Farisa. Pemeriksaan terhadap sejumlah personel juga masih berlangsung. Selain itu, penyidik berupaya mengetahui kronologi dugaan kekerasan yang terjadi di Mess Psikologi Galaksi. TNI AU menyatakan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan objektif sesuai ketentuan hukum. Dengan demikian, dugaan penganiayaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi. Keluarga berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi almarhum. Di samping itu, keluarga meminta seluruh pihak yang terbukti melakukan pelanggaran diproses sesuai hukum. Akhirnya, masyarakat masih menunggu hasil pemeriksaan Pomau untuk mengetahui kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab.
👁 3581 kali
👁 2479 kali
👁 3040 kali
👁 3189 kali
👁️ Dilihat 13 kali




