Suku Bunga KPR Hari Ini Turun, Tenor 30 Tahun Dekati 6%

Dampak Terhadap Pasar Properti dan Pembeli Rumah

Suku Bunga KPR Hari Ini 16 Februari 2026

Suku Bunga KPR Hari Ini mengalami penurunan tipis setelah laporan inflasi terbaru menunjukkan perlambatan tekanan harga. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang lebih dingin dari perkiraan mendorong imbal hasil obligasi pemerintah turun, sehingga memicu penyesuaian pada pasar kredit perumahan. Akibatnya, bunga KPR fixed 30 tahun kembali bergerak mendekati level 6%, sebuah angka yang sebelumnya sempat tertahan di atas kisaran tersebut.

Penurunan ini memberi sinyal positif bagi calon pembeli rumah yang menunggu momentum tepat untuk mengajukan kredit. Meski belum kembali ke level historis terendah, tren saat ini memperlihatkan arah yang lebih stabil dibanding fluktuasi tajam pada akhir tahun lalu.

CPI Melandai, Bunga KPR 30 Tahun Dekati 6%

Laporan CPI terbaru menunjukkan inflasi tahunan melambat, sehingga pelaku pasar memperkirakan kebijakan moneter tidak akan seagresif sebelumnya. Respons pasar obligasi berlangsung cepat, dan bank serta lembaga pembiayaan langsung menyesuaikan penawaran suku bunga mereka.

Bunga KPR tenor 30 tahun kini berada di kisaran mendekati 6%. Penurunan ini memang tidak drastis, tetapi cukup memberi ruang napas bagi konsumen. Dengan cicilan bulanan yang sedikit lebih ringan, minat pembelian rumah diperkirakan kembali meningkat, terutama menjelang musim transaksi properti yang biasanya lebih aktif pada kuartal kedua.

CPI Melandai, Bunga KPR 30 Tahun Dekati 6%

Rata-Rata Refinance Capai 6,15%

Selain pembelian rumah baru, aktivitas refinancing juga ikut terdorong. Saat ini, rata-rata suku bunga refinance tercatat sekitar 6,15%. Angka tersebut membuka peluang bagi pemilik rumah yang ingin menurunkan beban cicilan atau mengatur ulang tenor pinjaman mereka.

Banyak peminjam memanfaatkan momen ini untuk mengamankan bunga tetap sebelum potensi perubahan kebijakan berikutnya. Meski selisihnya tipis dibanding minggu sebelumnya, tren penurunan tetap menjadi pertimbangan penting dalam strategi keuangan jangka panjang.

Dampak Terhadap Pasar Properti dan Pembeli Rumah

Pergerakan suku bunga KPR hari ini tidak hanya memengaruhi cicilan, tetapi juga sentimen pasar secara keseluruhan. Ketika bunga bergerak turun, daya beli konsumen meningkat dan permintaan rumah cenderung ikut terdorong. Hal ini dapat menstabilkan harga properti yang sempat tertekan akibat tingginya biaya pinjaman.

Namun, calon pembeli tetap perlu memperhitungkan faktor lain seperti uang muka, biaya penutupan, dan kondisi ekonomi makro. Stabilitas inflasi serta arah kebijakan bank sentral akan tetap menjadi penentu utama pergerakan mortgage rates dalam beberapa bulan ke depan.

Dampak Terhadap Pasar Properti dan Pembeli Rumah

Prospek Mortgage Rates Selanjutnya

Melihat tren saat ini, banyak analis memperkirakan suku bunga KPR akan bergerak dalam rentang terbatas sambil menunggu data ekonomi lanjutan. Jika inflasi terus mereda, peluang penurunan lanjutan tetap terbuka. Sebaliknya, lonjakan harga atau perubahan kebijakan dapat kembali mendorong bunga naik.

Karena itu, memantau suku bunga KPR hari ini secara rutin menjadi langkah bijak bagi calon pembeli maupun pemilik rumah yang mempertimbangkan refinancing. Momentum yang tepat dapat membantu menghemat ribuan dolar sepanjang masa pinjaman dan memberikan stabilitas finansial jangka panjang.

 
-5%
Original price was: Rp200.000.Current price is: Rp190.000.

👁 823 kali

-12%
Original price was: Rp700.000.Current price is: Rp616.000.

👁 939 kali

-12%
Original price was: Rp650.000.Current price is: Rp572.000.

👁 825 kali

-5%
Original price was: Rp450.000.Current price is: Rp427.500.

👁 751 kali

👁️ Dilihat 7 kali