Hera Handayani Mundur dari Direksi Elnusa
Hera Handayani mundur dari Elnusa setelah perseroan menerima surat pengunduran dirinya pada 20 Agustus 2026. PT Elnusa Tbk (ELSA) mengumumkan informasi tersebut melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada 24 Agustus 2026. Hera sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum. Namun, pengunduran diri itu belum langsung membuat masa jabatannya berakhir. Manajemen menyampaikan bahwa keputusan tersebut akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berikutnya. Dengan demikian, perubahan susunan direksi masih menunggu proses korporasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Karier Hera Handayani di Elnusa
Hera memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di Elnusa sebelum menduduki posisi direksi. Ia bergabung dengan perusahaan pada 2014 dan menjalankan sejumlah tanggung jawab strategis. Kariernya mencakup posisi Project Management Officer, Senior Manager Quality Management, hingga Vice President Business Development & Marketing. Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum pada 6 Juni 2023. Elnusa selanjutnya mengukuhkan kembali susunan kepengurusan tersebut pada Januari 2024. Selama berada di jajaran manajemen, Hera berperan dalam pengembangan talenta, penguatan organisasi, serta berbagai fungsi pendukung operasional perusahaan.
Rekam Jejak Profesional Hera Sebelum Elnusa
Sebelum berkarier di Elnusa, Hera Handayani telah memiliki pengalaman profesional di sektor konsultasi, akademik, dan investasi. Ia pernah memulai karier sebagai konsultan di Arthur Andersen Business Consulting dan kemudian melanjutkan perjalanan profesional di Ernst & Young. Selain itu, Hera tercatat pernah menjadi pengajar di Universitas Indonesia dan menjabat Direktur Pengembangan LETMI ITB. Ia juga memiliki pengalaman sebagai Direktur dan Komisaris di PT Quant Capital Investama. Rekam jejak tersebut menunjukkan pengalaman Hera yang cukup beragam, terutama dalam bidang bisnis, pengembangan organisasi, manajemen, dan sumber daya manusia.
Elnusa Tetap Jalankan Strategi Buyback Saham
Perubahan di jajaran direksi berlangsung ketika Elnusa juga menjalankan aksi korporasi penting. Sebelumnya, Elnusa mengumumkan rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp100 miliar. Program tersebut berlangsung pada 3 Agustus hingga 2 November 2026 dan menggunakan dana dari optimalisasi kas internal perseroan. Manajemen menyebut buyback bertujuan meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus membantu menjaga stabilitas harga saham ELSA ketika pasar bergerak fluktuatif. Pelaksanaan buyback tetap mempertimbangkan kondisi likuiditas, struktur permodalan, serta kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
Investor Menanti Keputusan RUPS Berikutnya
Hera Handayani mundur dari Elnusa menjadi perhatian investor karena perubahan direksi dapat memengaruhi arah kebijakan perusahaan, khususnya pada bidang sumber daya manusia dan fungsi umum. Meski demikian, informasi yang tersedia menyebut pengunduran diri tersebut belum efektif sebelum mendapatkan persetujuan RUPS. Hingga 25 Agustus 2026, belum ada informasi resmi mengenai sosok yang akan menggantikan Hera. Investor juga perlu membedakan perubahan manajemen dengan kinerja fundamental Elnusa. Pergerakan saham ELSA tetap dipengaruhi kinerja keuangan, prospek bisnis energi, kondisi pasar, serta realisasi buyback. Karena itu, perkembangan RUPS dan pengumuman resmi Elnusa berikutnya menjadi informasi penting untuk diperhatikan.
👁 3396 kali
👁 2344 kali
👁 2457 kali
👁 2203 kali
👁️ Dilihat 11 kali





