Coretax Error Ganggu Pelaporan SPT
Masalah coretax error menjadi sorotan utama saat wajib pajak mencoba melaporkan SPT Tahunan. Sistem inti perpajakan milik Direktorat Jenderal Pajak mengalami gangguan teknis yang membuat akses situs tidak stabil. Akibatnya, banyak pengguna gagal login atau tidak bisa mengirim laporan tepat waktu. Kondisi ini memicu kekhawatiran karena batas pelaporan sudah di depan mata. Selain itu, lonjakan akses pada hari terakhir turut memperparah beban server sehingga error semakin sering terjadi.
Relaksasi Sanksi Telat Lapor SPT Badan
Menanggapi coretax error, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan relaksasi sanksi. Pemerintah berencana memberikan kelonggaran bagi wajib pajak badan hingga akhir Mei 2026. Kebijakan ini mengikuti relaksasi sebelumnya yang berlaku untuk wajib pajak orang pribadi. Dengan demikian, pelaku usaha memiliki waktu tambahan untuk menyelesaikan kewajiban pajaknya tanpa terkena denda.
Arahan Pemerintah dan Landasan Hukum
Relaksasi ini bukan keputusan sepihak, melainkan arahan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Saat ini, DJP sedang merumuskan dasar hukum yang kuat agar kebijakan dapat segera diterapkan. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan aspek teknis dan administratif agar pelaporan tetap berjalan tertib. Oleh karena itu, keputusan resmi diharapkan segera dirilis dalam waktu dekat.
Data Pelaporan dan Aktivasi Coretax
Meski terjadi coretax error, jumlah pelaporan SPT tetap menunjukkan angka signifikan. Hingga akhir April 2026, jutaan wajib pajak telah melaporkan SPT mereka, baik orang pribadi maupun badan. Selain itu, aktivasi akun Coretax juga terus meningkat, menunjukkan adopsi sistem digital yang semakin luas. Namun demikian, gangguan sistem tetap menjadi hambatan yang perlu segera diatasi agar proses pelaporan lebih optimal dan efisien.
Penyebab Gangguan dan Solusi Teknis
DJP menjelaskan bahwa coretax error terjadi akibat lonjakan trafik pada saat jatuh tempo pelaporan. Untuk mengatasi masalah ini, wajib pajak disarankan membersihkan cache browser, menggunakan mode incognito, atau mencoba jaringan berbeda. Selain itu, pengguna juga bisa mengakses sistem secara berkala hingga server kembali stabil. Dengan langkah tersebut, peluang berhasil mengirim SPT menjadi lebih besar meskipun sistem sempat terganggu.
👁 1764 kali
👁 1047 kali
👁 1013 kali
👁 1632 kali
👁 1191 kali
👁 1574 kali
👁 2055 kali
👁 1502 kali
👁️ Dilihat 12 kali








