Juwono Sudarsono Wafat, Indonesia Berduka
Juwono Sudarsono wafat pada Sabtu, 28 Maret 2026 dan kabar ini langsung menyita perhatian publik nasional. Informasi mengenai Juwono Sudarsono wafat dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan RI setelah beliau meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah sekitar pukul 13.45 WIB. Kepergian mantan Menteri Pertahanan ini meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Sejak awal kariernya, ia dikenal sebagai tokoh intelektual yang berperan penting dalam kebijakan strategis nasional.
Kiprah Besar di Era Pemerintahan SBY
Sebagai Menteri Pertahanan di era Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono memberikan kontribusi besar dalam membangun sistem pertahanan modern Indonesia. Ia aktif mendorong reformasi militer serta memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Banyak kalangan menyebutnya sebagai begawan ilmu hubungan internasional karena pemikirannya yang luas. Bahkan, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengenangnya sebagai sosok bersahaja yang penuh inspirasi.
Perjuangan Melawan Stroke Selama Empat Tahun
Sebelum kabar Juwono Sudarsono wafat, kondisi kesehatannya memang telah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Putranya, Vishnu Juwono, mengungkapkan bahwa sang ayah berjuang melawan stroke selama empat tahun. Penyakit tersebut membuatnya harus menepi dari aktivitas publik demi fokus menjalani pengobatan. Meski demikian, semangat pengabdiannya kepada negara tetap dikenang oleh banyak pihak hingga akhir hayatnya.
Prosesi Pemakaman Secara Militer di Kalibata
Setelah dinyatakan wafat, jenazah disemayamkan di Kementerian Pertahanan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Minggu, 29 Maret 2026. Prosesi pemakaman dilakukan secara militer sebagai bentuk penghormatan negara. Upacara tersebut dipimpin oleh Sjafrie Sjamsoeddin selaku inspektur upacara. Suasana haru menyelimuti prosesi, dengan keluarga dan kerabat mengiringi pemakaman.
Warisan Pemikiran dan Inspirasi Bangsa
Kepergian Juwono Sudarsono wafat menjadi kehilangan besar bagi Indonesia, terutama dalam bidang pertahanan dan hubungan internasional. Susilo Bambang Yudhoyono mengenangnya sebagai pemikir andal dengan gagasan strategis yang kuat. Warisan pemikirannya akan terus hidup melalui kebijakan dan generasi penerus yang terinspirasi olehnya. Oleh karena itu, sosok Juwono akan selalu dikenang sebagai guru bangsa yang berjasa besar bagi Indonesia.
👁 853 kali
👁 994 kali
👁 926 kali
👁 1212 kali
👁️ Dilihat 12 kali





