Peringatan dari Para Ahli
Para ahli kebencanaan kembali mengingatkan potensi gempa megathrust di kawasan Selat Sunda. Aktivitas tektonik di zona subduksi Jawa–Sumatra memicu kekhawatiran akan munculnya gempa besar dengan magnitudo di atas 8,5. Sejumlah peneliti menyebut, pergerakan lempeng Indo-Australia dan Eurasia di wilayah ini terus menumpuk energi yang sewaktu-waktu bisa dilepaskan.
Potensi Tsunami Besar
Selain gempa, ancaman tsunami Selat Sunda menjadi perhatian utama. Para pakar memprediksi jika gempa megathrust terjadi, gelombang tsunami dapat mencapai ketinggian lebih dari 10 meter dan melanda pesisir Banten hingga Lampung. Masyarakat di kawasan pantai selatan Jawa juga berisiko mengalami dampak yang signifikan.
Pemerintah Siapkan Mitigasi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan pihaknya terus memantau aktivitas seismik di Selat Sunda. Pemerintah bersama BNPB juga mempercepat pembangunan jalur evakuasi, tempat perlindungan sementara, serta sistem peringatan dini tsunami di wilayah rawan bencana.
Edukasi Masyarakat Diperkuat

Selain infrastruktur, pemerintah mendorong edukasi masyarakat. Relawan kebencanaan rutin memberikan simulasi evakuasi di sekolah, desa pesisir, hingga tempat wisata. Dengan begitu, masyarakat dapat bergerak cepat ketika sirene peringatan dini berbunyi.
Riset Terbaru
Laporan riset terbaru dari sejumlah lembaga internasional menyebut, akumulasi energi gempa di Selat Sunda sudah berlangsung ratusan tahun. Para peneliti menilai zona ini memiliki kemiripan dengan wilayah Palu dan Aceh sebelum gempa besar terjadi. Temuan ini semakin memperkuat urgensi mitigasi bencana.
Respons Warga
Sejumlah warga di pesisir Banten dan Lampung mengaku khawatir, namun mereka berusaha tetap waspada. Nelayan menyiapkan jalur darurat untuk meninggalkan laut jika tanda bahaya muncul. Pemilik usaha pariwisata juga mulai memasang peta evakuasi di sekitar pantai.
Ajakan untuk Tetap Siaga
Para ahli menekankan bahwa gempa tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi. Namun, kesiapsiagaan masyarakat akan menentukan besarnya dampak. Dengan kesiapan infrastruktur, edukasi, dan sistem peringatan dini, korban jiwa dan kerugian bisa ditekan seminimal mungkin.
Produk Terkait
-
Kael Leather Goods Leather Backpack Balveer Series
Original price was: Rp1.850.000.Rp1.757.500Current price is: Rp1.757.500. -
Kael Leather Goods Leather Backpack Denali Series
Original price was: Rp2.000.000.Rp1.900.000Current price is: Rp1.900.000. -
Kael Leather Goods Leather Backpack Ganesh Series
Original price was: Rp2.000.000.Rp1.900.000Current price is: Rp1.900.000. -
Kael Leather Goods Leather Backpack Kingpeak Series
Original price was: Rp2.000.000.Rp1.900.000Current price is: Rp1.900.000.