Tag Archives: Rolls-Royce Sandra Dewi Kado dari Harvey Moeis Pakai Nama PT

Rolls-Royce Sandra Dewi Kado dari Harvey Moeis Pakai Nama PT, Ternyata Ini Alasannya

Jakarta – Gaya hidup mewah Harvey Moeis dan Sandra Dewi menjadi sorotan. Sebab, baru-baru ini Kejaksaan Agung menetapkan suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis, sebagai tersangka.
Kasus yang menjerat Harvey Moeis sama dengan kasus yang melibatkan crazy rich Helena Lim. Harvey Moeis diduga terlibat kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015 sampai dengan 2022.

Harvey Moeis punya selesa otomotif yang tinggi. Beberapa kali akun Instagram Sandra Dewi dan anaknya memamerkan koleksi mobil mewah, mulai dari Lexus LX570, Mercedes-Maybach, Ferrari sampai Rolls-Royce.

Salah satu mobil yang turut menjadi sorotan adalah Rolls-Royce Ghost Extended Wheelbase. Mobil itu menjad kado ulang tahun untuk Sandra Dewi yang menginjak usia 40 pada tahun lalu.

Dalam video yang diunggah di Instagram Stories Sandra Dewi saat itu, Harvey Moeis bersama Sandra Dewi dan kedua anaknya menyaksikan proses unveiling mobil mewah Rolls-Royce yang menjadi kado ultahnya. Saat dibuka selubung hitamnya, tampak sebuah Rolls-Royce Ghost yang dipasang pelat nomor bertuliskan Sandie. Sandra Dewi juga mengunggah foto logo Rolls-Royce dengan tulisan “Special Orderd for SDW”. Pelat nomornya juga spesial karena menggunakan inisial namanya yaitu SDW.

Mobil itu diketahui terdaftar atas nama perusahaan. Pajaknya terbilang cukup besar yakni tembus Rp 101 juta. Sejatinya pajak Rolls-Royce itu hanya Rp 99,9 juta. Namun terungkap pajak itu belum dibayarkan karena jatuh tempo pada 4 Maret 2024.

Memang banyak orang kaya yang menggunakan nama perusahaan untuk meregistrasikan mobil-mobil mewahnya. Alasannya, agar kendaraan tersebut tidak terkena pajak progresif.

“Pajak untuk PT itu kecil sekali, rugi negara ini. 95 persen mobil mewah di Indonesia pakai nama PT agar pajaknya kecil. Makanya kita usulkan pajak progresif dihilangkan saja sudah, biar orang yang punya mobil banyak itu senang, nggak usah pakai nama PT lagi cuma takut aja bayar pajak progresif,” kata Yusri dikutip Humas Polri beberapa waktu lalu.