Tag Archives: Pemudik Tak Disarankan Lintasi Jalur Pansela Jateng-DIY Saat Malam

Pemudik Tak Disarankan Lintasi Jalur Pansela Jateng-DIY Saat Malam

Pemudik tidak disarankan melintasi jalur pantai selatan (pansela) Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat malam hari. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Rien Marlia mengatakan, ruas-ruas yang baru dibangun BBPJN Jateng-DIY telah diengkapi penerangan jalan sehingga perjalanan di malam hari tetap dapat dilakukan oleh pemudik. “Namun, kami sarankan untuk para pemudik dapat melintas sebelum malam, karena daya tarik jalur pansela ini justru akan terlihat lebih indah dan bisa dirasakan lebih bermakna di pagi atau siang hari,” ujarnya kepada Kompas.com pada Rabu (3/4/2024).

Lagi pula, menurut dia, jalur pansela mengalami perkembangan signifikan dari tahun ke tahun. Misalnya sudah mulai banyak area pengisian bahan bakar. “Sehingga pemudik enggak perlu khawatir untuk mengisi bahan bakar selama melintasi jalur pansela,” imbuhnya.

Selain itu, sudah tersedia pula beberapa lokasi rest area, salah satunya Rest Area Swanayasa di Kelurahan Nglindur, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, yang memiliki fasilitas lengkap. Di rest area yang dibangun pada tahun 2022 itu, para pemudik bisa beristirahat, berkuliner, dan bisa beribadah di musala. “Selain itu juga, para pemudik bisa beristirahat sekaligus berwisata di Edupark Jembatan Kretek 2 menikmati pemandangan Sungai Progo,” tukas Rien. Sebagai informasi, total panjang jalur pansela Jateng-DIY ialah 331,75 kilometer. Rinciannya, jalur pansela di Jateng sepanjang 213,36 kilometer, dan jalur pansela di DIY sepanjang 118,39 kilometer. Berdasarkan survesi kondisi jalan semester II tahun 2023, tingkat kemantapan jalan di jalur pansela Jateng-DIY yaitu 96,08 persen.