Tag Archives: 6 Tradisi Unik Ramadan dari Berbagai Negara

6 Tradisi Unik Ramadan dari Berbagai Negara, Lampion hingga Padusan

Ramadan menjadi salah satu bulan suci yang dinantikan hampir seluruh umat Islam di dunia. Bukan cuma puasa dan meningkatkan ibadah satu bulan penuh, saat Ramadan ada berbagai tradisi yang juga kerap dilakukan di berbagai negara.
Tradisi ini bisa dibilang hanya terjadi satu tahun sekali. Setiap negara akan menandai bulan diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW pada 610 Masehi dengan berbagai kegiatan. Berikut berbagai tradisi menarik yang biasa dilakukan saat Ramadan dari berbagai negara:

1. Tembakan meriam setiap buka puasa di Lebanon
Tembakan meriam mungkin terdengar mengerikan dan mengganggu. Tapi, hal ini justru menjadi salah satu tradisi yang ditunggu-tunggu saat Ramadan, terutama di Lebanon.

2. Mengamati bulan sebagai tanda lebaran di Afrika Selatan
Mereka akan berdiri di sepanjang pantai di Sea Point Promenade, di Three Anchor Bay, atau di puncak Signal Hill, untuk memberi tahu komunitas Muslim bahwa lebaran sudah dekat. Bulan harus terlihat dengan mata telanjang, pemandangan ini bukan cuma unik tapi benar-benar indah.

3. Pengumuman sahur dari para drummer di Turki
Sejak zaman Kesultanan Utsmaniyah, orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadan akan terbangun oleh suara genderang yang ditabuh di pagi hari menjelang sahur. Meskipun saat ini jam alarm sudah bermunculan, tapi tradisi ini tetap lestari.

4. Lentera warna-warni di Mesir
Setiap tahun, warga Mesir menyambut Ramadan dengan fanous – lentera warna-warni yang melambangkan persatuan dan kegembiraan sepanjang bulan suci.

5. Ritual padusan di Indonesia
Padusan adalah budaya jelang Ramadan yang bisa ditemukan di Indonesia. Padusan menukil laman GPI, merupakan ritual mandi yang dilakukan umat Islam dengan niat menyucikan jiwa dan raga.

6. Berbagi permen dan coklat di Kuwait
Di Kuwait, ada perayaan tiga hari di tengah Ramadan. Saat perayaan ini digelar, anak-anak akan mengetuk pintu rumah tetangga dan bernyanyi demi permen dan coklat. Tradisi ini disebut Qarqia’an .