Penjelasan Transkrip Jika Diperlukan

Jika ada bagian yang tidak jelas atau ambigu dalam transkrip, tambahkan konteks atau penjelasan untuk memperjelas maknanya. Terkadang, verbatim mungkin memerlukan penjelasan lebih lanjut untuk memahami konteks atau makna sebenarnya dari percakapan tersebut.

Teknik Wawancara

Berikut adalah transkrip wawancara contoh bagaimana Anda bisa menjelaskan transkrip wawancara:

Transkrip Asli:

  • Interviewer: Apa yang kamu lakukan setelah itu?
  • Responden: Saya pergi ke rumah teman dan kami bermain game.

Transkrip yang telah Dijelaskan:

  • Interviewer: Apa yang kamu lakukan setelah itu? (Dalam konteks ini, ‘setelah itu’ merujuk ke kegiatan responden sebelumnya yang mereka diskusikan)
  • Responden: Saya pergi ke rumah teman dan kami bermain game. (Game di sini bisa merujuk ke video game, permainan papan, atau jenis permainan lainnya. Tanpa konteks lebih lanjut, kita tidak bisa mengetahui jenis permainan yang dimaksud)

Koreksi draf Anda

Tinjau transkrip Anda dengan hati-hati untuk menemukan kesalahan atau ketidakkonsistenan, dan lakukan koreksi yang diperlukan.

Format transkrip

Format transkrip dengan gaya yang diperlukan, termasuk judul, stempel waktu, dan label pembicara. Ini akan membantu menghasilkan transkrip berkualitas tinggi yang secara akurat mencerminkan isi wawancara. Lihat penjelasan mengenai format transkrip wawancara di bawah ini.

Menganalisis transkrip wawancara

Setelah menyalin wawancara, mulailah menganalisis konten menggunakan teknik seperti pengkodean dan pengkategorian. Ini akan membantu Anda menemukan hubungan antara jawaban dari responden yang berbeda dan mengidentifikasi tema dan topik utama yang dibahas selama wawancara.

Format Transkrip Wawancara

Sebagaimana disingung sebelumnya, setidaknya ada dua jenis transkrip wawancara, pertama clean verbatim dan kedua adalah true verbatim.

Transkrip Wawancara Clean Verbatim

Transkrip clean verbatim merujuk pada transkrip yang telah “dibersihkan” dari berbagai elemen yang tidak penting atau mengganggu alur percakapan, seperti pengulangan kata, isian kata (“um,” “uh,” “you know,” dll.), dan gangguan non-verbal seperti tawa atau batuk. Fokus utama dari transkrip clean verbatim adalah untuk menyampaikan esensi pesan dengan jelas dan ringkas.

Perlu diingat bahwa kedua jenis transkrip ini memiliki kegunaan mereka masing-masing, tergantung pada tujuan dan konteks penggunaannya. Hidup di era digital yang serba cepat ini, waktu adalah aset yang berharga. Pernahkah Anda merasa terjebak dalam tumpukan rekaman audio atau video yang harus ditranskrip? Atau merasa frustasi karena hasil transkrip yang kurang akurat? Ya, kami mengerti. Menyusun transkrip adalah tugas yang membutuhkan perhatian detail dan waktu yang tidak sedikit.

Baca Juga : https://www.kael.co.id/tips-menulis-transkrip-wawancara-dengan-benar/

Order Now