Bergerak Menuju Transformasi Pendidikan Di Era Digital

Pendidikan Di Era Digital

Belajar merupakan sebuah proses perubahan. Perubahan ini membutuhkan waktu panjang. Era perubahan tersebut ditandai dengan perubahan perilaku manusia. Kita bisa saksikan perubahan ini dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itulah, belajar terjadi sepanjang hayat, mulai dari bayi hingga akhir hayat atau yang dikenal dengan lifelong learning.

Era globalisasi memberi dampak yang cukup luas dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk tuntutan dalam penyelenggaraan Pendidikan. Salah satu tantangan nyata bahwa Pendidikan hendaknya mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi utuh yang dikenal dengan kompetensi abad-21 yang saat ini merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki siswa agar mempu berkiprah di kehidupan nyata.

Menjawab tantangan tersebut, sistem Pendidikan kita telah mengubah tujuan, kurikulum, pedagogi, dan asesmennya untuk membantu peserta didik supaya merdeka. Konsep Pendidikan saat ini berdasar pada buah pemikiran Ki Hajar Dewantara, yaitu serangkaian proses untuk memanusiakan manusia.

Tak lupa untuk memberi siswa wawasan tentang berbagai jalur karier dalam bidang informatika seperti pengembang perangkat lunak, analis data, administrator jaringan, atau desainer UX/UI. Ini memungkinkan mereka untuk merencanakan masa depan mereka sesuai minat dan tujuan.

Fleksibilitas dalam Pemilihan Topik Dalam Pembelajaran:

  • Proyek Berbasis Minat: Izinkan siswa untuk memilih proyek-proyek berbasis minat mereka dalam pembelajaran informatika.
  • Konten Dinamis: Dalam lingkungan informatika yang berubah cepat, fleksibilitas dalam pemilihan topik memungkinkan guru untuk menyertakan konten yang lebih dinamis dalam kurikulum.
  • Penyelidikan Mandiri: Berikan siswa kesempatan untuk melakukan penyelidikan mandiri tentang topik yang mereka minati dalam bidang informatika.
  • Tugas yang Disesuaikan: Berikan tugas atau proyek yang disesuaikan dengan kemampuan dan minat individu siswa.

Refleksi dan evaluasi diri juga harus digunakan untuk membuat perbaikan berkelanjutan dalam kurikulum dan metode pengajaran. Adalah menjadi tanggung jawab saya sebagai pendidik untuk mempersiapkan siswa saya untuk menghadapi tantangan zaman.

Baca Juga : https://www.kael.co.id/tips-antigagal-belajar-bahasa-asing-secara-autodidak/